Percobaan Sinar Katoda Dan Medan Magnet

Berikut adalah ilustrasi dari aparatus untuk menjelaskan pengaruh medan magnet terhadap sinar katoda. Komponen pertama adalah tabung kaca tertutup. Udara di dalamnya telah dipompa keluar. Sehingga di dalam tabung adalah hampa udara, atau memiliki tekanan udara yang sangat rendah. Bisa juga disebut sebagai tabung lucutan gas. Pelat logam di sebelah atas terhubung dengan kutub negatif dari sumber tegangan DC, disebut sebagai katoda.

magnet dan sinar katoda


Pelat logam di sebelah bawah terhubung dengan kutub positif dari sumber tegangan DC, disebut sebagai anoda. Di dalam tabung di sana terdapat 2 filter berbentuk lingkaran, dimana di bagian tengahnya terdapat lubang horizontal. Filter ini berfungsi untuk menyaring arah dari sinar katoda. Dengan demikian, sinar katoda yang melalui area dalam tabung hanya sinar katoda yang memiliki arah sejajar terhadap sumbu x, atau bidang horizontal. Diantara 2 filter terdapat lembar fluoresen.

Lembaran fluoresen akan memancarkan cahaya ketika terkena beberapa jenis energi radiasi. Inilah beberapa komponen penting pada percobaan ini. Setelah semua rangkaian telah terhubung dan dinyalakan. Cahaya memancar pada lembar fluoresen dari kiri ke ke kanan, atau dari sisi katoda. Percobaan ini juga mengkonfirmasi bahwa sinar katoda itu memang berasal dari katoda, Pendaran cahaya itu berbentuk garis lurus. Ini merupakan fenomena yang terlihat selama percobaan.

Kita akan menjelaskan hal ini lebih detail kemudian. Sekarang, sebuah magnet digerakkan menuju ke sistem, sedemikian hingga, tabung sinar katoda berada diantara kedua ujung magnet. Di sisi kiri adalah kutub selatan magnet, disimbolkan sebagai S, kependekan dari South. Di sisi kanan adalah kutub utara magnet, disimbokan sebagai N,. kependekan dari North. Perharikan pendaran cahaya pada lembar fluoresen di antara kutub magnet. Cahaya itu sekarang melengkung ke bawah.

Geser lagi magnet ke depan. Cahaya yang berada di sekitar kutub magnet melengkung ke bawah. Sehingga vahaya itu tidak dapat mencapai ujung yang lain. Ketika magnat ditarik dari sistem, pendaran cahaya kembali ke bentuk semula. Dari sini kita dapat menyaksikan bahwa magnet dapat membelokkan pergerakan sinar katoda. Mengapa demikian? Berikut adalah tampilan sederhana dari aparatus.

Di sana terdapat katoda, anoda, filter, dan lembar fluoresen. Katoda memancarkan sinar katoda ke segala arah. Bentuk dari lintasan adalah garus lurus, sesuai dengan percobaan sebelumnya. Namun, tidak semua arah dari sinar tersebut yang dapat melalui filter. Hanya sinar katoda yang memiliki arah sejajar terhadap garis horizontal. Ketika sinar katoda menyentuh lembar fluoresen, lembar fluoresen akan memancarkan cahaya. Ini konsep yang harus dimengerti terlebih dahulu.

Ketika ada beberapa sinar katoda yang memasuki filter secara bersamaan. Sinar katoda yang akan menyentuh lembar fluoresen yang terdekat. itulah mengapa kita menyaksikan cahaya berpendar dari kiri ke kanan. karena pada sisi itu terdapat lembar fluoresen yang terdekat dengan sinar katoda. Nah, sekarang kita telah tahu, mengapa bentuk pancaran sinar pada lembar fluoresen adalah garis lurus. Untuk menjelaskan fenomena selanjutnya, anggap saja lubang filter berada di bidang XY.

Sehingga garis lurus juga berada di permukaan itu. Selanjutnya,sebuah magnet memasuki sistem. Kita tahu bahwa disekitar magnet terdapat medan magnet. Arahnya dari kutub utara menuju kutub selatan. P:ada sistem koordinat kartesius 2 dimensi, arah dari medan magnet adalah dari sumbu y negatif menuju sumbu y positif. Jika sinar katoda tidak memiliki muatan, maka sinar katoda tidak akan terpengaruh oleh medan magnet. namun faktanya tidak demikian.

faktanya sinar katoda melengkung, atau menyimpang dari arah pergerakannya semula. Artinya sinar katoda memiliki muatan. Apa muatan dari sinar katoda? Dalam hal ini, kita harus mengerti gaya lorenz. Kita dapat menonton video lain dalam kanal ini terkait konsep itu. secara singkat, jika jempol adalah arah dari gerakan partikel, dan 4 jari yang lain merupakan arah dari medan magnet, maka arah muka telapak tangan terbuka merupakan arah gaya lorenz.

Arah gaya lorenz ini merupakan arah dari penyimpangan gerakan partikel. Ini merupakan kaidah tangan kanan untuk partikel bermuatan positif. Karena sinar katoda menyimpang ke bawah, ini artinya sinar katoda memiliki muatan negatif. Dari percobaan ini, Kita telah mengetahu bahwa sinart katoda dipengaruhi oleh medan magnet dan memiliki muatan negatif. Kita akan mengkonfromasi terkait dengan muatan dari sinar katoda pada percobaan sinar katode selanjutnya.

Komentar