Pembahasan OSNK Astronomi 2025 Jenjang SMA


1. Persamaan garis yang sesuai untuk data di dalam tabel ini adalah:
soal OSN Astronomi 2025 Nomor 01
  1. x = (3 × 106)y−1
  2. x = (3 × 10-6)x−1
  3. y = (3 × 106)x−1
  4. y = (3 × 10-6)x−1
  5. y = (3 × 106)x−2

2. Jika suatu hari seorang pengamat melihat Matahari terbit tepat dari arah timur, maka pernyataan yang benar adalah...
  1. Pengamatan kemungkinan dilakukan sekitar tanggal 21 Maret
  2. Posisi pengamat berada di selatan ekuator
  3. Pengamatan kemungkinan dilakukan sekitar tanggal 22 Juni
  4. Posisi pengamat berada di utara ekuator
  5. Pengamatan kemungkinan dilakukan sekitar tanggal 23 September

3. Seorang pengamat menghitung panjang siang hari di lokasi dia berada. Ternyata di hari itu, panjang siang tercatat lebih dari 12 jam. Jika panjang siang bisa dihitung dengan rumus cos H = − tan ϕ tan δ⊙ dengan ϕ = lintang pengamat, δ⊙ = deklinasi Matahari, H = sudut jam Matahari saat di horizon, dan 2H adalah panjang siang, maka apa yang bisa disimpulkan terkait lokasi dan waktu pengamatan?
  1. Pengamat berada di Bumi belahan utara, dan waktu pengamatan antara 21 Maret - 23 September
  2. Pengamat berada di Bumi belahan utara, dan waktu pengamatan antara 23 September - 21 Maret
  3. Pengamat berada di Bumi belahan selatan, dan waktu pengamatan antara 21 Maret - 23 September
  4. Pengamat berada di Bumi belahan selatan, dan waktu pengamatan antara 23 September - 21 Maret
  5. Pengamat berada di ekuator, atau waktu pengamatan tanggal 21 Maret atau 23 September

4. Untuk bintang A pada gambar, jejarinya adalah 900 jejari Matahari. Modulus jarak bintang A adalah (diketahui jejari Matahari = 6, 96 × 1010 cm, 1 radian = 206265 detik busur, 1 parseks = 3, 086 × 1018 cm, asumsikan α sangat kecil).
soal OSN Astronomi 2025 nomor 04
  1. 16,6
  2. 20,9
  3. 11,6
  4. 6,6
  5. 15,9

5. Yang dapat disimpulkan dari gambar berikut adalah...
soal OSN Astronomi 2025 nomor 05
  1. Asteroid 1 dan 2 mempunyai periode orbit yang berbeda
  2. Asteroid 1 dan 2 mempunyai kecepatan orbit yang sama
  3. Kecepatan orbit di setiap titik untuk kedua asteroid berbeda
  4. Periode orbit kedua asteroid adalah sama
  5. Eksentrisitas orbit asteroid 1 sama dengan asteroid 2

6. Kedua sketsa simulator ini menggambarkan 2 (dua) bintang yang saling mengorbit satu sama lain dengan pengamat pada arah tegak lurus bidang orbit. Penjelasan yang benar mengenai kedua gambar ini adalah...
soal OSN Astronomi 2025 nomor 06
soal OSN Astronomi 2025 orbit
  1. Kedua bintang mempunyai radius yang sama, orbit berupa lingkaran
  2. Kedua bintang saling menggerhanai satu sama lain
  3. Bintang yang lebih dekat dengan tanda silang (X) lebih kecil massanya daripada bintang yang lebih jauh dari tanda X
  4. Luminositas dan temperatur permukaan kedua bintang sama besarnya

7.Gambar pada soal ini menunjukkan 2 (dua) bintang yang mengitari pusat massa orbitnya dengan periode masing-masing bintang adalah 15 hari. Kecepatan orbit setiap bintang dinyatakan di dalam gambar. Massa total bintang adalah (massa Matahari adalah 1,99 × 1030 kg)
soal OSN Astronomi 2025 nomor 07
  1. 100 massa Matahari
  2. 75 massa Matahari
  3. 50 massa Matahari
  4. 25 massa Matahari
  5. 10 massa Matahari

8. Gambar menunjukkan sebuah komet bergerak mengitari Matahari dengan periode 72 tahun. Satuan sa artinya satuan astronomi dengan 1 sa = 1,5 × 1011 m. Jarak terjauh yang dapat ditempuh oleh komet adalah..
soal OSN Astronomi 2025 nomor 08
  1. 35 sa
  2. 34 sa
  3. 30 sa
  4. 70 sa
  5. 68 sa

9. Orbit Bulan membentuk sudut 5,14º terhadap ekliptika. Jika sumbu rotasi Bumi membentuk sudut 23,44° terhadap garis normal dari ekliptika, berapakah deklinasi minimum dan maksimum yang dapat dimiliki Bulan?
  1. Minimum -18,30°, maksimum +5,14°
  2. Minimum -23,44°, maksimum +23,44°
  3. Minimum -28,58°, maksimum +28,58°
  4. Minimum -18,30°, maksimum +18,30°
  5. Minimum -5,14°, maksimum +23,44°

10. Jika dari sebuah lokasi kamu tidak pernah mengalami hari tanpa bayangan (Matahari tepat berada di zenith pada siang hari lokal), maka dapat disimpulkan bahwa lokasi tersebut...
  1. Tepat berada di ekuator
  2. Berada di selatan lintang +23,44° atau utara lintang -23,44°
  3. Berada di selatan lintang +23,44° dan utara lintang -23,44°
  4. Berada di utara lintang +23,44° atau selatan lintang -23,44°
  5. Berada di utara lintang +23,44° dan selatan lintang -23,44°

11. Dua orang pengamat mengobservasi sebuah bintang yang sama. Posisi pengamat pertama berada di Bumi belahan utara dan mengamati bintang tersebut sirkumpolar (tidak pernah terbenam). Jika pengamat kedua mengamati bintang tersebut mengalami terbit dan terbenam, maka dapat isimpulkan...
  1. Posisi pengamat kedua berada di timur pengamat pertama
  2. Posisi pengamat kedua berada di barat pengamat pertama
  3. Posisi pengamat kedua berada di utara pengamat pertama
  4. Posisi pengamat kedua berada di selatan pengamat pertama
  5. Tidak ada yang bisa disimpulkan terkait posisi pengamat, tergantung waktu pengamatan

12. Jika radius Bumi dinyatakan sebagai R dan percepatan gravitasi Bumi adalah g, berapakah kerapatan Bumi?
  1. 3gR/4πG
  2. 3g/4πRG
  3. 3πG/4gR
  4. 4πg/3GR
  5. 4GR/3πg

13 Bintang X adalah bintang deret utama dengan massa 1,5 kali massa Matahari dan luminositas 3 kali luminositas Matahari. Bintang Y adalah raksasa merah dengan massa 3 kali massa Matahari dan luminositas 250 kali luminositas Matahari. Pernyataan berikut yang benar mengenai kedua bintang ini adalah...
  1. Bintang X jauh lebih tua daripada bintang Y
  2. Kerapatan rata-rata bintang Y lebih besar daripada bintang X
  3. Saat kedua bintang berada di deret utama, bintang X membutuhkan waktu lebih cepat untuk berevolusi menuju raksasa merah ketimbang bintang Y
  4. Bintang Y sedang melangsungkan reaksi fusi hidrogen di selubung yang mengelilingi inti bintang, sedangkan bintang X di inti bintang
  5. Diameter sudut bintang Y di langit lebih kecil dibandingkan bintang X jika keduanya memiliki jarak yang sama jauhnya dari Bumi

14. Jika Bumi berotasi dengan kecepatan yang sama dengan sekarang namun dalam arah yang berkebalikan, maka lamanya satu hari rata-rata (solar day) adalah...
  1. 24 jam 8 menit
  2. 24 jam 4 menit
  3. 24 jam
  4. 23 jam 56 menit
  5. 23 jam 52 menit

15. Wahana ISS mengorbit Bumi dengan jarak terdekat (perigee) 422 km dan jarak terjauh (apogee) 425 km di atas permukaan laut. Jika radius Bumi adalah 6370 km dan percepatan gravitasi Bumi adalah 9,8 m/s², hitunglah jarak rata-rata yang ditempuh ISS di orbitnya dalam waktu satu detik.
  1. 4,6 km
  2. 7,6 km
  3. 9,8 km
  4. 10,5 km
  5. 12,7 km

16. Suatu bintang memiliki sistem keplanetan yang terdiri dari planet A, B, C, D, dan E. Data periode orbit P dan setengah sumbu panjang a untuk lima planet yang mengelilingi bintang tersebut tercantum dalam tabel di bawah ini dan dinyatakan dalam nilai logaritma. Sebelum dinyatakan dalam logaritma, satuan P dan a masing-masing adalah tahun dan sa (satuan astronomi). Semua orbit planet dianggap berbentuk elips dan semua bidang orbitnya berimpit.
soal OSN Astronomi 2025 nomor 16
Pola data pada tabel menunjukkan bahwa...
  1. Tidak ada pola data karena nilai-nilai nol untuk planet B
  2. Terhadap bintang tersebut, planet terjauh adalah A, planet terdekat adalah E
  3. Massa bintang tersebut sekitar 1 M⊙
  4. Nilai P3 sebanding dengan nilai a2, yaitu hukum ketiga Kepler
  5. Nilai 2 log P sebanding dengan nilai 3 log a

17. Seorang pengamat mengobservasi dua bintang. Jika kedua bintang tersebut mencapai meridian secara bersamaan, maka...
  1. Kedua bintang memiliki deklinasi yang sama
  2. Kedua bintang memiliki RA yang sama
  3. Kedua bintang memiliki sudut jam (HA) yang sama
  4. Kedua bintang memiliki azimuth yang sama
  5. Kedua bintang memiliki tinggi (altitud) yang sama

18. Sebuah stasiun antariksa yang berbentuk silinder berdiameter 50 meter berotasi pada porosnya dan menghasilkan gravitasi buatan karena gerak rotasinya. Agar astronot yang tinggal di dalam stasiun antariksa tersebut dapat merasakan gravitasi yang sama dengan Bumi (g = 9, 8 m/s²), berapa periode rotasi dan kecepatan putarannya?
  1. Periode 14,2 detik dan kecepatannya 22,15 m/s
  2. Periode 32,2 detik dan kecepatannya 10 m/s
  3. Periode 51 detik dan kecepatannya 6,2 m/s
  4. Periode 157,2 detik dan kecepatannya 2 m/s
  5. Periode 490 detik dan kecepatannya 3,64 m/s

19. Tetapan G dalam hukum gravitasi Newton...
  1. ditentukan dengan eksperimen laboratorium
  2. ditentukan dengan membandingkan percepatan sentripetal Bulan dalam orbitnya dengan percepatan sebuah objek yang jatuh ke Bumi
  3. diturunkan dari studi perbandingan orbit planet
  4. berbeda untuk materi yang berbeda (misalnya timah dan aluminum)
  5. memiliki sifat tidak invarian di alam semesta

20. Gerhana Matahari tanggal 17 Oktober 2153 dapat teramati di permukaan Bumi dengan mengikuti lintasan bayangan gerhana seperti gambar di bawah ini (disadur dari Espenak & Meeus, 2007). Sebagai bagian dari suatu seri lintasan gerhana yang bergeser ke arah selatan, di lintasan manakah gerhana Matahari berikutnya?
soal OSN Astronomi 2025 nomor 20
  1. A
  2. B
  3. C
  4. D
  5. E



Pemateri: Rebiaz
Jawaban: OSNK Astronomi 2025

Komentar